Sabtu, 22 Juni 2019

Ilmu Budaya Dasar 4

Dampak TIK pada perubahan budaya dalam masyarakat indonesia 


Kehadiran globalisasi dapat merubah kehidupan suatu bangsa. Perubahan globalisasi dapatdilihat diberbagai bidang kehidupan salah satunya dalam bidang sosial budaya. Dalam sebuah proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi yaitu dimensi ruang dan dimensi waktu. 
Dimensi ruang dapat dikatakan sebagai sebuah jarak baik itu dekat maupun jauh sedangkan waktu dilihat dari interaksi hal ini tentu saja tidak dapat terlepas dari pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.   
Perubahan teknologi komunikasi dewasa ini membawa banyak perubahan sosial dan budaya. tidak hanya terjadi perubahan pola fikir dalam menyikapi sesuatu, namun juga berdampak pada perubahan perilaku secara sosial. TIK memegang peranan yang sangat besar terhadap aktivitas kehidupan masyarakat. Dalam hal sosial dan budaya TIK yang tak sedikit, baik dampak positf maupun dampak negatif.
Beberapa pengaruh negatif terhadap kemajuan TIK dalam bidang sosial budaya:
Kemerosotan moral
Kemajuan teknologi membuat berbagai kalangan masyarakat terutama kalangan anak-anak, remaja dan pelajar yang mengalami kemerosotan moral. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya perilaku menyimpang dikalangan para remaja. Diantaranya: Longgarnya pegangan seseorang terhadap ajaran agama, sehingga hilangnya kekuatan pengontrol diri, dengan demikian satu-satunya yang dapat menjadi pengawas dan pengatur moral adalah hukum dan peraturannya. Namun seperti biasanya pengawasan itu tidak sekuat pengawasan dari diri sendiri. 
Jika setiap orang teguh pada ajaran agamanya maka tidak diperlukan pengawasan yang ketat, karena setiap orang sudah dapat menjaga diri sendiri sehingga tidak ada keinginan untuk melanggar hukum-hukum serta ketentuan-ketentuan yang berlaku. 
Yang kedua, kurang efektifnya pembinaan moral yang didapat didalam rumah, sekolah maupun masyarakat. Saat ini banyak pembinaan moral yang dilakukan oleh pihak masyarakat dilakukan dengan cara yang salah dan kurang efektif, sehingga nilai-nilai yang didapatkan oleh keluarga,sekolah maupun masyrakat tidak tebenar-benar tertanam pada diri seorang anak. 
Bahkan ketiga lembaga tersebut sering bertolak belakang, tidak seirama dan tidak kondusif bagi pembinaan sebuah moral. ketiga, drasnya arus budaya matrealistis, hal ini diduga termasuk faktor yang paling besar pengaruhnya dalam menghancurkan moral para remaja dan generasi pada umumnya.
Kenakalan remaja
Tindakan menyimpang yang terjadi dikalangan masyarakat semankinterang-terang terjadi dan terus menerus semnakin meningkat, dimana tradisi-tradisi yang ada dimasyarakat semankin memudar karena tergantikan oleh kehadiran TIK berupa media sosial. sepertiyang kita ketahui kehadiran media sosial semankin memudahkan remaja mengakses sebuah situs, video, foto yang seharusnya tidak dilihat. 
Hal ini tentu dapat mempengaruhi pola pemikiran remaja karena otak dapat dengan mudah merekam apa saja yang kita lihat. salah media sosial yang saat ini terlalu mudah untuk diakses seluruh masyarakat dari kalangan anak-anak hingga dewasa adalah facebook, dimana seperti salah satu contoh sebuah foto anak sd yang memposting foto yang mesra dengan pasangan nya yang sama-sama menduduki bangku sd, hal ini tentu mempengaruhi bagi siapa saja yang melihatnya sehingga menimbulkan sikap meniru dari siapapun yang melihat.
Pola interaksi manusia yang berubah karena adanya kehadiran sebuah komputer dan laptop yang ada pada kebanyakan kalangan masyarakat menengah kebawah maupun menegah keatas yang telah merubah pola interaksi keluarga. 
Komputer maupun laptop yang dapat disambungkan dengan handphone telah membuka peluang bagi siapa saja untuk bisa berhubungan dengan dunia luar. ditambah lagi dengan adanya internet yang mampu membuat siapa saja betah berlama-lamba berada didepan komputer /laptop. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa dengan mudah mengobrol dengan teman dan orang asing yang berada diluar Indonesia kapan saja.
TIK tidak selamanya memiliki pengaruh yang negatif terhadap masyarakat, ada juga beberapa pengaruh positif kemajuan TIK pada aspek budaya, yaitu informasi yang ada dimasyarakat dapat dengan mudah dan langsung dipublikasi dan diterima oleh masyarakat sehingga hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja. 
Kemunculan TIK yang membantu pengolahan informasi masyarakat, dapat memberikan pelajaran baru bagi masyarakat mengenai tradisi-tradisi serta kehidupan sosial yang berada diluar dari wilayahnya, tentu saja hal ini menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk mempelajari teknologi dengan benar sehingga dapat berguna bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.  
Kasus pemanfaatan teknologi yang dilakukan di desa cyber Taman Sari Yogyakarta, terkait dengan kelompok masyarakat, harus diakui bahwa pemanfaatan TIK saat ini masih terkena imbas dari isu bias gender. Negara negara berkembang, salah satu kendala yang dihadapi perempuan dibandingkan dengan laki laki adalah terkait dengan penggunaan dan akses terhadap TIK. Banyak faktor baik teknis, sosial maupun budaya yang membatasi akses perempuan dalam memanfaatkan TIK sebagai sarana pengembangan dan pemberdayaan (Terry dan Gomez,2011). 
Terry dan Gomez  menjabarkan beberapa hambatan yang menyebabkan banyak perempuan di negara negara berkembang kesulitan untuk memperoleh akses dan memanfaatkan TIK. Selain permasalahan infrastruktur dan konektivitas, hambatan yang sering dihadapi oleh para perempuan adalah masalah ketersediaan waktu dan biaya. Hal ini terkait dengan peran perempuan di negara berkembang yang mayoritas masih mengutamakan peran sebagai ibu rumah tangga, sehingga semua waktunya banyak digunakan untuk mengurus anak dan keluarga. Hambatan selanjutnya adalah adanya kesenjangan konten informasi yang relevan bagi perempuan.
Sering kali konten yang tersedia di Internet tidak relevan dengan keadaan dan kondisi perempuan seperti kurangnya konten lokal yang dipahami oleh perempuan maupun hambatan penggunaan bahasa yang relatif didominasi oleh bahasa asing. Hambatan tersebut memiliki kaitan erat dengan hambatan selanjutnya yaitu rendahnya tingkat pendidikan dan literasi dari perempuan di negara berkembang. 
Salah satu faktor utama pada hambatan ini adalah terkait dengan pelatihan penggunaan TIK yang masih kurang atau kadang kala tidak ada sama sekali yang diperuntukan khusus bagi perempuan. Masih dari Terry dan Gomez, hambatan yang terakhir adalah masalah norma dan persepsi masyarakat. Masih banyak perempuan yang merasa tidak percaya diri dan perlu memanfaatkan TIK dikarenakan masih berkembangnya persepsi bahwa TIK selalu berkaitan dan didominasi oleh kaum pria.
Maka dari itu peran sosial-budaya sangat berpengaruh akan dampak perkembangan TIK terhadap kesetaraan gender. Salah satu contoh adalah terbukanya kesempatan bagi para pelaku industri rumah tangga untuk dapat memperluas pasar penjualan barang-barang kerajinan tradisional dengan memanfaatkan situs internet di negara berkembang. 
Jika barang kerajianan tersebut tembus mencapai luar negeri maka semankin positif pula dampak perkembangan TIK. Sudah seharusnya budaya akan mengenai wanita berada dirumah dan tidak perlu menerima perkembangan teknologi sedikit demi sedikit bekurang agar terjadinya kesetaraan gender yang dapat memajukan negara berkembang.

Sumber:
  1. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi 2014 (SENTIKA 2014)  ISSN: 2089-9813 Yogyakarta, 15 Maret 2014
  2. Syarbaini Syahrial, Rusdiyanta. 2009. Dasar-dasar sosiologi. Yogyakarta:Graha Ilmu
  3. Terry, Allison; Gomez, Ricardo.2011. "Gender and Public Access Computing: An International Perspective".System Sciences (HICSS), 2011 44th Hawaii International Conference on System Science
  4. https://www.kompasiana.com/dithaamalia165/5b5015175e1373348f0a95d4/dampak-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dalam-sosial-budaya-terhadap-wanita?page=all


Selasa, 18 Juni 2019

Ilmu Budaya Dasar 3

Macam-Macam Pengabdian serta Contohnya dalam kehidupan sehari-hari


Pengabdian bermacam-macam bentuknya. Yang paling dasar adalah pengabdian kepada keluarga, kepada Tuhan, dan kepada negara. Pengabdian kepada keluarga, bisa dilakukan dengan menjaga nama baik keluarga, dan tidak melanggar norma dan akidah yang berlaku. Menjaga nama baik bisa dilakukan dengan tidak melakukan perbuatan2 yang melanggar aturan, mensejahterakan keluarga, dan banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan sikap mengabdi.



Pengabdian kepada Tuhan, sangat wajib dan tidak boleh dinomorduakan. Karena manusia adalah ciptaan Tuhan. Dengan tekun beribadah, mengamalkan perbuatan-perbuatan baik, dan tidak melanggar laranganNya. Pengabdian kepada negara, juga merupakan kewajiban buat manusia atau individu sebagai warga negara. Misalnya seorang pegawai negeri yang bersedia ditempatkan di luar daerahnya untuk bekerja. Berikut macam-macam pengabdian, yaitu: 
  • Pengabdian terhadap Tuhan yang Maha

EsaYaitu penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawabnya yang juga diikuti oleh pengorbanan. Contoh: Umat Islam melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari, melakukan zakat, melaksanakan kurban dan sebagainya, itu semua tidak lain adalah untuk pengabdian kepada Tuhan yang Maha Esa.
  • Pengabdian kepada masyarakat

Ini timbul karena manusia dibesarkan dan hidup dalam masyarakat, sehingga sebagai perwujudan tanggung jawabnya kemudian melakukan pengabdian juga pengorbanan. Contoh: Seorang mahasiswa yang telah lulus, kemudian berusaha memajukan pendidikan di desanya dengan mendirikan sekolah, walaupun tanpa imbalan apapun, ia lakukan demi kemajuan desanya.
  • Pengabdian kepada raja

Yaitu suatu penyerahan diri secara ikhlas kepada rajanya, karena dianggap yang melindunginya, walaupun sekarang jarang terjadi. Contoh: Seorang gadis dengan suka rela dijadikan selir oleh rajanya.
  • Pengabdian kepada negara

Timbul karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian (kelangsungan) negara dan demi persatuan kesatuan bangsa. Contoh: Dalam usaha merebut kembali Irian Barat dari penjajah Belanda, banyak pemuda yang mendaftarkan diri menjadi sukarelawan.

  • Pengabdian kepada harta

Ini terjadi karena seseorang memandang bahwa harta yang menghidupinya, sehingga tindakan- tindakannya semata- mata demi harta. Kadang- kadang ia tanpa menyadari justru mengorbankan dirinya untuk mempertahankan hartanya, yang akhirnya tidak dapat menikmati hartanya.
  • Pengabdian kepada keluarga

Ini timbul karena keinginan untuk membahagiakan keluarga dengan terpenuhinya kebutuhan secara lahir dan batin secara layak.

Jadi dengan melihat pengertian maupun macam- macam pengabdian/ pengorbanan, memahami arti dan makna pengabdian dan pengorbanan, diharapkan kita meneladaninya, karena sebenarnya hakekat pengabdian/ pengorbanan adalah merupakan usaha memikul tanggung jawab dan melaksanakan kewajiban sebagai manusia.

Pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian, dengan penuh rasa ikhlas dan tidak mengandung pamrih. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Jika ada pengabdian, maka ada pengorbanan. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan, sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu. 
Contoh pengabdian dalam kehidupan sehari-hari adalah :
 
  1.      Pengabdian seorang guru, yang tidak pernah lelah memberikan segala ilmu pengetahuan nya  
        kepada murid yang dia ajar, dengan harapan kelak agar bisa menajdi seseorang yang berguna  
        bagi  orang banyak dan memiliki ilmu pengetahuan.
 
  2.      Pengabdian Angkatan bersenjata di indonesia baik itu Tentara Nasional Indonesia (TNI)   
        maupun jajaran kepolisian, Mereka mengabdikan diri kepada negara untuk melindungi negara  
        dan masyarakatnya dari seagala ancaman yang dapat merugikan dan membahayakan bagi   
        negara     maupun masyarakatnya 
 
 
 
     http://lyan-sahabatpena.blogspot.com/2015/04/macam-macam-pengabdian-serta-contohnya.html
 
 
 
 
 
 
 

Ilmu Budaya Dasar 2

Alasan Manusia Membutuhkan Kebudayaan


Manusia satu yang bersatu dengan manusia lainnya dalam suatu wilayah tertentu akan membentuk sebuah masyarakat. Dari masyarakat inilah akan lahir nilai-nilai bermasyarakat yang berkembang menjadi kebudayaan. Kebudayaan masyarakat di daerah tertentu akan berbeda dengan kebudayaan masyarakat di daerah lain. Karena setiap kelompok masyarakat memiliki aspek nilai yang berbeda. Dan kebudayaan juga dipengaruhi oleh faktor bahasa, keadaan geografis dan kepercayan.
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Ralph Linton , kebudayaan merupakan Keseluruhan dari pengetahuan sikap dan pola perilaku manusia yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan Kebudayaan sebagai hasil karya,rasa dan cipta masyarakat. Karya : teknologi dan kebudayaan itu sendiri. Rasa : berkaitan dengan perasaan yang dimiliki manusia.
Cipta : hasil dari pemikiran manusia yang bersifat ke-ilmuan.
Berdasarkan wujudnya kebudayan terbagi menjadi dua :

1. Kebudayaan yang bersifat abstrak
Kebudayaan yang terletak di dalam pikiran manusia tidak dapat di raba atau di foto.
Contohnya : imaginasi, khayalan.

2. Kebudayaan bersifat konkret
Wujudnya yang berpola tindakan atau aktivitas manusia di dalam masyarakat yang dapat diraba dan diamati.
Contohnya : belajar, bicara, bermain.

Menurut Edward B. Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yang mana akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

  • Unsur-Unsur Kebudayaan

Kebudayaan setiap masyarakat tentu terdiri dari unsur-unsur tertentu, yang merupakan bagian dari suatu kebulatan, yakni kebudayan itu sendiri. Ada beberapa pendapat ahli tentang unsure-unsur kebudayaan.

Clyde kluckhohn menyebutkan 7 unsur kebudayaan, yakni:
  1.   Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, rumah, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat rumah produksi dan transportasi)
  2. Mata pencarian hidup dan system-sistem ekonomi ( pertanian, peternakan, system produksi, dan system distribusi)
  3. System kemasyarakatan (system kekerabatan, organisasi, politik, system hokum dan system perkawinan)
  4. Bahasa (lisan maupun tertulis)
  5. Kesenian (seni rupa, seni sastra dan seni gerak)
  6. System pengetahuan
  7. System kepercayaan (religi)
Ketujuh unsur kebudayaan pokok diatas disebut sebagai kebudayaan UNIVERSAL (culture universal). Dari ketujuh unsure kebudayaan yang ada, masih terbagi lagi lebih kecil kegiatannya. Ralph linton menyebutnya dengan kegiatan-kegiatan kebudayaan (culture activity).
culture universal => culture activity => trait complex => trait => item.
Bisa dicontohkan, bahasa => kalimat => kata => suku kata => huruf.

  • Karakteristik kebudayaan

Secara umum kebudayaan memiliki beberapa karakteristik umum, karakteristik umum tersebut yaitu :

1.Kebudayaan adalah milik bersama
Unsur kebudayaan/ide, nilai, pola merupakan sesuatu yang dijalankan bersama-sama oleh anggota masyarakat.Contohnya : gotong royong, musyawarah mufakat.

2. Kebudayaan merupakan hasil belajar
Secara unsure hasil kebudayaan merupakan hasil dari belajar dan bukan warisan biologis (dibawa sejak lahir).

3. Kebudayaan didasari pada lambang
Penggunaan lambing-lambang tertentu biasanya dilakukan ooleh manusia, kekuasaan dan ketaatan individu dibangkitkan juga oleh lambing tertentu.


  •  FUNGSI KEBUDAYAAN BAGI MASYARAKAT

Kebudayaan memiliki fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat, karena kekuatan yang harus dihadapi oleh masyarakat dan anggota-anggotanya (misalnya kekuatan alam) yang tidak selalu baik bagi mereka. Ditambah lagi manusia sebagai masyarakat itu sendiri perlu kepuasan baik spiritual maupun material. Apabila manusia sudah dapat mempertahankan diri dan menyesuaikan diri dengan alam serta hidup damai dengan manusia-manusia lainnya, maka akan timbul keinginan untuk menyatakan perasaan dan keinginan yang akan disalurkan seperti kesenian.
Jadi, fungsi kebudayaan bagi masyarakat dapat kita bagi sebagai berikut:

1. Melindungi diri dari alam
Hasil karya manusia melahirkan tekhnologi yang mempunyai kegunaan utama di dalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan alamnya. Dengan tekhnologi, manusia dapat memanfaatkan dan mengolah alam untuk kebutukan hidupnya, sehingga manisia dapat menguasai alam.

2. Mengatur tindakan manusia
Dalam kebudayaan ada norma, aturan kaidah, dan adat istiadat yang kesemuanya itu berfungsi untuk mengatur bagaimana manusia bertindak dan berlaku dalam pergaulan hidup dengan anggota masyarakat lainnya. Dalam mengatur hubungan antar manusia, kebudayaan dinamakan pula sebagai “design for living” artinya kebudayaan adalah garis-garis pokok tentang perikelakuan atau “blue print for behavior”, yang menetapkan peraturan-peraturan mengenai apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.
Unsur-unsur normativ yang merupakan bagian dari kebudayaan itu diantaranya adalah:
• Unsur yang menyangkut pertanian, berhubungan dengan hal-hal yang baik dan buruk, menyenangkan dan tidak menyenangkan. Misalnya, perilaku laki-laki yang memakai anting, kalung, tato, rambut panjang, dan lain sebagainya yang terdapat dalam kehidupan bermasyarakat dan pasti ada yang menilai baik dan buruknya.
• Unsur keharusan, yaitu apa yang harus dilakukan seseorang.
• Unsur kepercayaan. Misalnya, harus mengadakan upacara adat pada saat kelahiran, perkawinan, kematian, dan lain-lain.

3. Sebagai wadah segenap perasaan
Kebudayaan berfungsi sebagai wadah atau tempat mengungkapkan perasaan seseorang dalam masyarakat ataupun untuk memuaskan keinginan, misalnya dengan adanya seni-seni dalam masyarakat.

  • Hubungan Antara Unsur Kebudayaan dalam Masyarakat


1. Peralatan dan perlengkapan hidup hasil karya manusia melahirkan teknologi/budaya salah satu dari hasil teknologi adalah melindungi manusia.

2. Alat-alat produksi
Alat-alat yang berfunsi melaksanakan suatu pekerjaan produktif.

3. Senjata
Dalam masyarakat tradisyonal maupun masyarakat modern, senjata memiliki fungsi yang berbeda.

4. Wadah
Alat atau piranti untuk menampung/menyimpan barang-barang

5. Makanan dan minuman
Merupakan barang-barang yang dikonsumsi manusia.

6. Pakaian dan perhiasan
Bahan pakaian pada zaman dahulu berbeda dengan bahan pakaian zaman sekarang, begitu juga dengan perhiasan.

7. Rumah/tempat berlindung
Rumah sebagai tempat berteduh, memiliki model dan bentuk yang berbeda-beda.

8. Alat transportasi
Untuk melaksanakan aktivitasnya manusia memerlukan alat transportasi yang memadai


 contoh 

kebudayaan di indonesia banyak sekali dan masing-masing masyarakat memiliki kebudayaan sendiri, juga memiliki karateristik yang berbeda dengan kebudayaan daerah lain. misalnya kebudayaan jawa sangat melekat dengan kerajaan ataupun keraton. sedangkan daerah bali memiliki kebudayaan tarian kecak dan baju adat yang tentunya berbeda dengan jawa.

 





http://pustaka-makalah.blogspot.com/2011/03/kebudayaan-dalam-kehidupan-masyarakat.html

Rabu, 10 April 2019

Ilmu Budaya Dasar 1


ANALISIS MEMPELAJARI SISTEM INFORMASI DALAM ILMU BUDAYA DASAR


Menurut saya, peranan sistem informasi terhadap ilmu budaya dasar sangat mempengaruhi perkembangan budaya itu sendiri. Negara indonesia memiliki banyak sekali budaya,suku, dan ras yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri ada istilah "Bhineka tunggal ika". Budaya kita harus kita perjuangkan dan di apresiasikan agar budaya indonesia nantinya tidak hilang ataupun punah. Karena budaya merupakan warisan dari nenek moyang kita yang harus kita jaga. 

Ada juga perkembangan informasi yang berperan penting dalam melestarikan budaya. Karena sekarang informasi dapat di peroleh dengan mudah, maka kita bisa memanfaatkannya dengan memperkenalkan budaya kita ke negara lain, agar budaya indonesia semakin di kenal oleh seluruh negara. Untuk meyampaikan informasi kita butuh sistem cara penyampainnya dan inilah keterkaitan antara sistem informasi dan informasi itu sendiri.

PENGERTIAN SISTEM :
Sistem adalah kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
(https://www.google.com/amp/s/afdhalrizqi.wordpress.com/2011/03/02/keterkaitan-antara-ilmu-budaya-dan-

PENGERTIAN INFORMASI :
Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang. Di era globalisasi ini, cara untuk menyampaikn suatu informasi bisa dilakukan melaui berbagai media elektronik secara online. Untuk melakukan pencarian suatu informasi dapat dicari dengan mudah dan cepat saat ini.
(https://www.google.com/amp/s/afdhalrizqi.wordpress.com/2011/03/02/keterkaitan-antara-ilmu-budaya-dan-sistem-informasi/amp/)

SISTEM INFORMASI :
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
Sistem Informasi terdiri dari dua buah kata, yakni sistem dan informasi. Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Menurut Jerry FithGerald: “ Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, dan memiliki suatu nilai yang bermanfaat. Bila keduanya digabungkan maka Sistem Informasi berarti suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.
Secara awam masyarakat mengenal sistem informasi berupa software yang ditunjang dengan adanya sebuah komputer (hardware). Fungsi dari sistem informasi adalah untuk mengolah, menyimpan, mempublikasikan (menyebarkan) sebuah informasi. Dengan adanya sistem informasi ini informasi dapat dikelola dan diakses dengan cepat serta akurat. Ini memudahkan seseorang untuk mendapatkan informasi secara efisien karena dapat menghemat biaya, tenaga, dan waktu. Sehingga manusia dapat menggunakan waktu dan tenaganya untuk melakukan aktivitas lainnya yang lebih dari sebelumnya.
Dalam kesehariannya manusia tidak dapat terlepas informasi-informasi yang ada disekitarnya. Mengapa demikian? Karena manusia memiliki panca indera yang berfungsi menerima setiap informasi bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Tak bisa dipungkiri bahwa setiap input yang masuk kedalam panca indera kita dapat menjadi sebuah informasi, entah itu menjadi informasi yang bermanfaat ataupun tidak. Dan bila manusia itu sendiri merasa bahwa informasi itu sangat penting bagi dirinnya maka akan timbul perasaan keingintahuan dan penasaran untuk mendapatkan informasi tersebut sebanyak-banyaknya.
Banyak sekali cara untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi manusia. Misalkan didalam sebuah keluarga, seorang Ayah membaca Koran di pagi hari untuk mendapatkan informasi berita atau peristiwa kejadian yang telah terjadi, melihat harga penjualan suatu barang, mencari informasi lowongan pekerjaan. Sang Ibu membaca majalah atau tabloid untuk mendapatkan informasi bagaimana cara mengurus si buah hati yang masih bayi, mendapatkan resep-resep makanan yang bervariasi, serta tips-tips menjaga rumah tangga yang harmoni. Begitupun sang anak yang mendapatkan informasi dari tayangan televisi, teman bermainnya, buku-buku cerita maupun pelajaran, serta internet yang sekarang sudah dapat diakses dibanyak tempat.
Selain manusia membutuhkan informasi bagi dirinya, manusia sebagai makhluk sosial perlu memberikan informasi pula bagi orang lain. Memberikan informasi kepada orang lain diperlukan karena manusia saling terkait antara yang satu dengannya lainnya dalam rangka saling memenuhi kebutuhannya masing-masing.
Banyak sekali media untuk dapat memberikan informasi tersebut baik kepada individu / perseorangan (misalkan dengan surat, telephone, sms, fax, e-mail) serta kelompok atau masyarakat luas (misalkan dengan memasangkan iklan atau pengumuman melalui banner di jalan-jalan, televisi, penerbitan buku-buku, dll). Sehingga banyak sekali cara-cara yang variatif dan menarik dalam memberikan informasi agar orang lain mau untuk menggali lebih dalam informasi yang diberikan tersebut.
Peningkatan kemampuan manusia dalam mendapatkan, menyebarkan, serta mengolah informasi berdampak sistemik terhadap kehidupan manusia secara keseluruhan. Dari segi waktu yang tersisa banyak akibat pengelolaan informasi yang sangat cepat, manusia dapat menggunakannya untuk mencari informasi yang lainnya atau melakukan aktifitas yang bermanfaat. Manusia pun akan semakin berkembang karena ia mendapatkan informasi yang sebanyak mungkin ia dapatkan. Selanjutnya manusia akan berubah cara berfikirnya, bisa menjadi lebih realistis, mudah beradaptasi, mampu melihat keadaan lingkungan disekitarnya, serta cara pandang wawasan yang lebih luas. Selanjutnya manusia akan terus mengembangkan potensi yang ada pada dirinya tersebut untuk kehidupan yang lebih baik lagi.
PENGERTIAN ILMU :
Ilmu merupakan pengetahuan yang dapat di pahami, di mengerti, serta dapat di terapkan. Ilmu pengetahuan tercipta karena adanya kebutuhan manusia untuk menguasai alam semesta dalam rangka mempertahankan kehidupannya.
Sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia, ilmu pengetahuan pun berkembang dengan sangat pesatnya. Penguasaan terhadap alam semesta itu dilakukan dengan tidak merusak tatanan alam itu sendiri. Kerusakan terhadap tatanan alam akan berdampak pada kehidupan umat manusia. Agar penguasaan alam semesta tidak bertampak pada perusakan, maka penguasaan terhadap ilmu pengetahuan perlu dibaringi dengan norma dan etika.
PENGERTIAN BUDAYA :
Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurut Soerjanto Poespowardojo 1993).
Menurut The American Herritage Dictionary mengartikan kebudayaan adalah sebagai suatu keseluruhan dari pola perilaku yang dikirimkan melalui kehidupan sosial, seniagama, kelembagaan, dan semua hasil kerja dan pemikiran manusia dari suatu kelompok manusia.
Menurut Koentjaraningrat budaya adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan miliki diri manusia dengan cara belajar.
Kesimpulannya budaya adalah sesuatu perilaku dari sekelompok masyarakat yang menjadi suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakuukkan secara turun temurun dari sekelompok masyarakat dan itu menjadi ciri khas dari kelompok mereka.

PENGERTIAN DASAR
Dasar adalah suatu awalan atau permulaan dari semuannya, ilmu dasar berarti ilmu yang di pelajari adalah awal dari sebuah pelajaran dan pelajaran itu akan berkembang yang disebut pengembangan dasar.



Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah – masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang aslinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Pengetahuan budaya mempunyai tujuan yaitu, untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Maksud dari tujuan di atas yaitu, kita sebagai manusia harus saling mengerti dan menghormati setiap kebudayaan yang ada dan yang dijalankan oleh masing – masing masyarakat yang memiliki budayanya sendiri.
Adanya budaya sangatlah penting dalam menjalankan hidup ini dan merupakan salah satu faktor penunjang dalam berorganisasi. Karena, budaya juga bisa diartikan sebagai sikap atau etika yang pasti dimiliki oleh semua orang. Mengerti budaya, pasti mengerti juga tentang perlunya beretika sopan pada siapapun, dimanapun, kapanpun, dan apapun dalam menghadapi persoalan yang ada. Jadi, adanya budaya sangatlah membantu kita untuk membangun cara berpikir kita dalam beretika kepada setiap orang.
Ilmu Budaya Dasar merupakan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan dengan adanya ilmu dasar ini diharapkan manusia akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus.
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahamidan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

HUBUNGAN ANTARA ILMU BUDAYA DAN SISTEM INFORMASI

Pengaksesan informasi secara online sangat bermanfaat bagi IPTEK. Dalam IPTEK internet menjadi kebutuhan sehari-harinya. Karena melalui internet maka orang bisa mengetahui ilmu pengetahuan yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Kemudian manfaat yang lainnya internet bagi IPTEK, yaitu mempelajari teknologi-teknologi yang berkembang saat ini. Dan juga bisa membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang tugasnya membuat laporan-laporan lainnya. Seperti laporan makalah ekonomi, biologi, kimia, fisika, dan lain-lain. Kalau kita hanya berpatokan dengan buku saja maka kita akan mengalami kerepotan dalam mencarinya. Bukan hanya makalah, laporan penelitian juga bisa seperti jurnal yang hanya bisa didapatkan di internet.
Tapi di tiap sekolah di Indonesia khususnya sekolah negeri, pemerintah sudah memasang computer di tiap sekolah plus internet. Agar siswa dan siswi Indonesia tidak menjadi bodoh dalam menggunakan computer dan internetnya. Tapi internet tidak selalu menguntungkan ada juga kerugiannya seperti adanya situs-situs yang tidak wajar untuk ditampilkan di depan public. Kesemua itu dilakukan oleh manusia hanya untuk mencari sensasi. Tapi manusia tidak tau apa yang akan terjadi jikalau anak-anak yang melihatnya. Mereka bisa terpengaruh dan juga bisa menirunya jika mereka suka.
Internet tidak selalu menguntungkan ada juga sisi negativenya. Tapi kalau untuk mencari berita-berita atau informasi penting itu sangat berguna sekali. Internet merupakan sarana pendidikan untuk menambah wawasan. IPTEK di Indonesia cukup bagus. Dimana pendidiknya profesional dan berpengalaman. Kesemua itu dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi negara terbelakang dalam hal pendidikan. Faktor yang menghambat pendidikan di Indonesia adalah kurangnya modal untuk mendirikan dan menyekolahkan orang-orang yang kurang mampu.
Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan di seluruh dunia adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.
Tetapi di Indonesia, belum semua pendidikan menggunakan internet. Ada beberapa alasan mengapa di Indonesia belum semua pendidikan menggunakan internet, faktornya adalah :
Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).
Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak.
Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
Selain dari dampak positif, internet juga berdampak negatif bagi para pelajar. Pengguna internet terbesar saat ini adalah para pelajar SLTP diikuti oleh pelajar SLTA dan kalangan mahasiswa justru menempati urutan ketiga (kecuali di warnet yang berdekatan dengan kampus). Dalam sebuah survey, para pelajar SLTP, SLTA dan SD sebagian besar menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Dan rata-rata mereka rela menghabiskan waktu 3-5 jam/ hari dengan mengeluarkan uang Rp.7000 – Rp.30.000/hari untuk bermain internet. Memang tidak semua pelajar hanya menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Memang diantara mereka juga menggunakan internet untuk sarana mencari pengetahuan, namun yang melakukan hal itu jumlahnya tidaklah banyak.
Game dan chatting bisa membawa effect kecanduan. Dan apabila sudah kecanduan tentu effect sampingnya akan membuat anak menjadi malas belajar, malas mengaji dan setiap ada kesempatan selalu berusaha untuk bermain game dan chatting. Dampak negatif bermain game hampir sama dengan dampak permainan Play Station dimana seseorang yang sudah kecanduan akan betah seharian bermain dan bahkan lupa makan, lupa minum dan lupa kalau hari esok masih ada.
Begitu juga dengan chatting, para pelajar yang melakukan kegiatan ini menganggap waktu 5 jam sama dengan 10 menit. Dan mereka cenderung memanfaatkan chatting untuk sekedar ngobrol kesana-kemari dengan teman kencannya di internet dan bahkan tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pembicaraan yang porno. Effect permainan game dan chatting ini justru lebih berbahaya dari kekhawatiran kita sekitar 5 tahun lalu tentang maraknya situs-situs porno. Karena berdasarkan pengamatan, ternyata situs porno hanya berefek pada euforia dan dalam waktu singkat mereka sudah akan bosan. Namun effect game dan chatting adalah effect candu yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan ada kasus perkosaan oleh teman chatting, penipuan oleh teman chatting
HUBUNGAN INFORMASI DAN BUDAYA :
Globalisasi pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. Terutama masalah pornografi, dimanasekarang wanita-wanita Indonesia sangat terpengaruh oleh trend mode dari Amerika dan Eropa yang dalam berbusana cenderung minim, kemudian ditiru habis-habisan. Sehingga kalau kita berjalan-jalan di mal atau tempat publik sangat mudah menemui wanita Indonesia yang berpakaian serba minim mengumbar aurat. Di mana budaya itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia. Belum lagi maraknya kehidupan free sex di kalangan remaja masa kini. Pengaruh informasi terhadap budaya ini memang menyebabkan pengaruh yang paling parah. Kalau di negara Indonesia ini hamper semua masyarakatnya telah mengikuti budaya yang seperti di Amerika dan Eropa, pasti akan ada perpecahan dari dalam negeri ini, akan ada pertentangan yang mungkin akan berdampak buruk bila orang yang mengikuti gaya Eropa dan Amerika itu melawan. Karena kalau mereka melawan, mereka akan berfikir negara Indonesia ini seperti negara luar yang bebas. Jadi mereka akan melakukan tindakan yang bebas sesuka hati mereka untuk mempertahankan gaya yang ditiru oleh mereka.
Kehidupan sosial masyarakat juga ikut berdampak akibat perkembangan informasi tersebut, terutama pada perkembangan internet. Dampak dari pengaruh tersebut adalah kurangnya sikap gotong-royong dari masyarakat, individualisme terlihat pada masyarakat kota. Hubungan sosial yang terjalin di masyarakat kita bisa hanya dengan menggunakan via hand phone atau via email. Memang cara seperti itu praktis, cepat dan mudah. Tapi tanpa sadar mereka tidak dapat bersilaturahmi secara langsung.
Pengaruh positif dari informasi yang berkembang di dunia bagi budaya yaitu pengetahuan budaya. Indonesia yang belakangan ini budayanya yang dimiliki sering diakui atau diklaim oleh negara lain kini seluruh dunia dapat melihat dan mengenal bagaimana kebudayaan di Indonesia, sehingga seluruh dunia dapat tau bagaimana isi di setiap masing-masing negara, sebenarnya selain memamerkan bdayanya, Indonesia juga harus memberikan hak paten terhadap budaya-budayanya agar tidak di curi lagi oleh negara lain kalau Indonesia sudah mengukuhkannya. Jadi mudah-mudahan tidak akan ada lagi pengakuan dari Negara-negara lain terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.
HUBUNGAN SISTEM DAN BUDAYA :
Di atas telah dikatakan sistem adalah kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak. Dan budaya adalah sesuatu perilaku dari sekelompok masyarakat yang menjadi suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakuukkan secara turun temurun dari sekelompok masyarakat dan itu menjadi ciri khas dari kelompok mereka. Menurut saya hubungan antara sistem dan budaya adalah dalam hal penggerak dan kesatuan bagian yang saling berhubungan . Budaya di Indonesia pasti ada penggerak atau yang malukukan kegiatan kebudayaan tersebut, yaitu masyarakat Indonesia itu sendiri. Indonesia memiliki banyak ragam suku-suku sehinngga budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam. Walaupun berbeda-beda suku dan budaya, Indonesia memiliki ‘binika tunggal ika’ yang artinya walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Jadi suatu sistem yang menghubungkan budaya di Indonesia adalah sebuah negara Indonesia yang dipimpin seseorang Presiden. Presiden mengatur pergerakan sistem di Indonesia agar perdamaian selalu terjalin di sini.

Sumber referensi 

https://afdhalrizqi.wordpress.com/2011/03/02/keterkaitan-antara-ilmu-budaya-dan-sistem-informasi/amp/ 



Kamis, 29 November 2018

this is my family

This is my family


Saat keluargamu mulai rapuh, pertanda kedewasaanmu sedang di uji dan kau harus lebih tabah serta mandiri. Jalan hidup menjadi tanggung jawabmu sepenuhnya, jangan berharap dibahagiakan oleh orang lain. Ciptakan bahagiamu sendiri.

Ya, aku terlahir menjadi anak broken home, orangtuaku pisah keluargaku berantakan dan ini aku alami sejak aku berumur 11 tahun. Dan sejak itulah aku tidak lagi merasakan keharmonisan, kepedulian, keluarga yang utuh. Sakit?memang sakit, tapi tidak ada yang bisa ku buat, inilah takdirku dan insyaallah aku akan kuat dan sabar menjalani hidup tanpa harus memiliki keluarga yang utuh.


Seringkali ku iri terhadap teman2 ku yang lain, mereka mempunyai keluarga yang utuh, mempunyai rumah sebagai tempat berlindung yang nyaman dan aman. Berbagi keluh kesah kepada orang tua, hangatnya suasana keluarga saat sedang berkumpul, cerita2 dan juga tertawa lepas seakan hidup mereka ga ada beban.

Aku sangat iri sangat sangat iri

Sekarang umurku sudah beranjak 18 tahun, dan sampai sekarang aku belum mempunyai foto keluarga. Ya mungkin menurut kalian itu cuman hal sepele tapi menurut ku, itu adalah hal yang paliiing beharga. Harapan aku satu satunya yaitu ketika aku wisuda aku ingin merasakan foto bersama keluarga.
Sangat sederhana tapi sulit untuk dirasakan.


Banyak yang beranggapan kalau anak broken home itu nantinya menjadi orang yang nakal, egois, keras kepala, tidak mempunyai tujuan hidup.


Tidak semua anak broken home seperti itu, disini aku akan buktikan kepada kalian, dan juga kepada orang tuaku, aku akan menjadi orang sukses aku akan menjadi orang hebat aku akan membanggakan kaliaan wahai ibu dan ayah, orang tua yang aku sayangi, orang tua yang aku rindui kebersamaannya, orang tua yang telah mendidik ku sampai aku bisa sedewasa ini, orang tua yang telah mengajariku bahwa hidup tak selalu berjalan lurus, bahwa hidup ga selalu berada di atas, bahwa hidup ga semudah yang aku banyangkan. Terimaksih ibu ayah karena kalian telah mengajari ku apa arti hidup sebenarnya.

Ayah ibu, kalian pernah tau ga?? Pertanyaan apa yang sering orang tanya sama aku?
Pertama, "de gimana sekrang? Ayahmu sudah punya keluarga baru?"
Kedua, "de, ibu kamu masih sama suami yang baru?"
Ketiga, "trus sekrang kamu tinggal sama siapa?"
Dan aku bingung harus jawab apa

Pesan ku untuk ayah
"terimakasih ayah kau telah menjadi super hero kuu, kau telah ajarkanku kedewasaan sejak ku kecil, walau kita tak sering bertemu tapi ingatlah aku sangat rindu"


Pesan ku untuk ibu
"ibu, terimakasih telah menjadi wanita paling sabar dan kuat menghadapi cobaan yang begitu berat, terimakasih telah melahirkan ku hingga aku tumbuh menjadi dewasa seperti ini, aku sayang ibu"

Teruntuk kalian orang tuaku, aku tidak pernah kecewa dengan keputusan kalian yang akhirnya mengakhiri keluarga ini. Aku tidak masalah dengan keputusan berpisah adalah jalan yang terbaik. Tetapi, tetaplah menjadi ayah dan ibu yang baik untuk ku. Kasih sayang tak boleh berkurang , dan tetap iringi langkahku untuk meraih mimpi. Jangan saling melempar tanggung jawab, karena itu akan semakin membuat ku terpuruk.













dampak postif layanan masyarakat dari aplikasi ruang guru

layanan masyarakat dari aplikasi ruang guru Ruang Guru PT Ruang Raya Indonesia yang lebih dikenal sebagai Ruangguru adala...