Kamis, 27 Juni 2019

Artikel

Kegunaan dan Manfaat Teknologi Informasi Dalam Kehidupan Sehari - Hari




Apa itu Teknologi Informasi?



Diantara dari semua definisi yang ada, menurut saya Teknologi informasi itu merupakan suatu implementasi ataupun pengembangan dan perancangan suatu aplikasi yang akan membantu manusia dalam menyimpan, mengubah, menyimpan, maupun menyebarkan sebuah informasi.

Teknologi ini telah dikenal jauh – jauh sebelum ilmu sains dan teknik. Karena sebuah teknologi informasi sering dikaitkan dengan suatu penemuan baru yang lebih mempermudah dari penemuan lama. Contohnya walaupun penemuan yang sudah sangat lama misalnya seperti roda, maka masih juga disebut sebuah teknologi karena lebih memudahkan dari yang lama berupa delondongan kayu.

Dalam setiap saat, mungkin kita tidak akan pernah lepas dari perannya sebuah teknologi informasi. Dari contoh kecilnya yaitu disaat Sobat memakai sebuah Handphone dalam hal untuk menjelajah jaringan sosial. Nah Handphone tersebut merupakan salah satu dari jenis teknologi informasi yang lain selain dari TV, Komputer, dan perangkat elektronik lainnya dalam rumah tangga.

Dari sekian banyaknya jenis – jenis teknologi informasi, tetapi manfaatnya pun tidak kalah banyak saingnya. Namun sebelum melihat manfaatnya , ada baiknya kita coba lihat dulu dari dampaknya perkembangan teknologi informasi itu sendiri bagaimana. Kita dapat melihatnya dari berbagai sumber, mulai dari peningkatan kemajuan efisiensi kehidupan manusia, baik itu secara individu , dalam badan usaha , maupun dalam suatu kelompok. Dengan adanya kemajuan dari teknologi informasi terebut maka kita bisa merasakannya dari lebih mudahnya terbantu kegiatan kita dalam hal irit tenaga, hematnya waktu, maupun biaya dan lain sebagainya. Sehingga membuat peningkatan pada hasil dari hal jerih payah yang kita laksanakan.





Manfaat dari teknologi informasi



Manfaat teknologi informasi ini secara umumnya yaitu :

  • Terbukanya peluang bisnis baru secara alami.
  • Terciptanya suatu lapangan pekerjaan baru.
  • Terciptanya peningkatan suatu layanan informasi dari jarak jauh dalam hal bidang kesehatan(telemedicine).
  • Adanya peningkatan kuantitas maupun kualitas suatu pelayanan publik.
  • Memudahkan kita untuk mendapatkan informasi dalam melakukan komunikasi.
  • Mudahnya pembentukan e-Learning yang bisa di manfaatkan sebagai sarana dalam memperbaiki system dalam pendidikan.
  • Bisa memperkaya pengetahuan serta ilmu dalam berbagai bidang boleh jadi termasuk dalam aspek kebudayaan.
  • Dan proses demokrasi akan terdorong dalam berbagai hal.
Untuk berbicara tentang manfaat teknologi informasi yang begitu luasnya, Dunia IT sangat kesulitan untuk menjelaskannya secara satu persatu dengan detail. Namun dibalik manfaat teknologi informasi ini secara umum, juga ada beberapa yang sudah kita rasakan dalam berbagai bidang, baik itu dalam bidang pemerintahan, bidang pendidikan , bisa saja untuk yang mendidik maupun untuk peserta didik, dan lain sebagainya.

Sebagai tambahan untuk pengetahuan sobat , di bawah ini akan saya paparkan beberapa manfaat teknologi informasi yang lain dengan berdasarkan bidang – bidang yang kerkaitan.
Silahkan disimak :






Dalam bidang pendidikan



Dengan adanya teknologi e-learning , maka dalam kegiatan belajar-mengajar yang seperti biasanya kita temui di dalam sebuah ruangan kelas, namun sekarang bisa dilakukan secara virtual, maksudnya yaitu dalam hal belajar - mengajar ini, seorang guru hanya perlu mengajar dengan bantuan dari sebuah komputer yang berada di suatu tempat, sedangkan dengan para siswanya bisa mengikuti pelajaran yang bersangkutan tersebut dari komputer yang lain maupun di tempat yang berbeda pula. Dalam perihal ini, bisa dibilang secara langsung antara pengajar dengan yang belajar tidak saling berkomunikasi, tetapi secara harfiah tidak langsung keadaan mereka itu merupakan saling berinteraksi dalam waktu yang sama.

Maka semua proses belajar - mengajar bisa dilakukan hanya melalui bantuan dari sebuah komputer yang terhubung pada jaringan internet. Segala fasilitas yang biasanya kita temui di dalam sebuah ruangan sekolah, kini dapat tergantikan fungsinya hanya dengan menu - menu yang terpapar di layar monitor komputer. Dan pula materi pelajarannya pun bisa didapatkan langsung hanya perlu mendownloadnya berupa dalam dalam bentuk file-file yang tersedia. Begitupun jikalau mau adanya interaksi antara pengajar dengan yang belajar dalam hal misalnya pemberian tugas, maka bisa di diskusikan lebih efektif melalui forum - forum diskusi maupun e-mail.


Berikut ini merupakan beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan adanya teknologi informasi dalam bidang pendidikan.


Untuk Peserta didik
  • Segala pengetahuan yang bisa di cari dapat dengan mudah diakses dan ditemukan, umpamanya saat mempelajari mengenai persiapan diri dalam SNMPTN secara online, sebelum sampai saat menghadapi seleksi yang sebenarnya.
  • Mereka tak mungkin lagi akan ketinggalan apa saja informasi yang berkaitan dengan pelajaran di sekolah, umpanya mengenai sejarah – sejarah , budaya suatu daerah, dan lain – lain sebagainya.


Untuk yang mendidik
  • Mereka akan memungkinkan untuk dapat menjangkau peserta didik yang mungkin agak di perdalaman dengan menghubungkan program virtual dalam pembelajaran.
  • Akan mempermudah dalam penyampaian materi dalam pembelajaran untuk peserta didiknya.
  • Adanya e-Library yang bisa mempermudah sekaligus mengurangi pembiayaan dalam penyediaan buku pada perpustakaan
  • Dan lain – lain sebagainya.


Dalam Bidang Telecenter Bagi Masyarakat


  • Bisa membantu kalangan masyarakat dalam hal mengembangkan perdagangannya yaitu melalui sebuah system e-Commerce.
  • Bisa menjadi sebagai sumber informasi dan bahan untuk belajar.
  • Dapat menumbuhkan wujud jiwa kewirausahaan seperti dalam hal memasarkan sebuah produk dengan secara online.
  • Dapat menjadi suatu sarana Dalam tinjauan market secara luas dengan dilalui dalam produknya.
  • Dalam informasi tentang kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih makmur akan tercapai.

Dalam bidang e-commerce



  • Untuk konsumen bisa memilih barang yang akan dipilih secara lebih luas, dengan pilihan yang banyak.
  • Bagi perusahaan tidak usah lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membuka cabang untuk distibusi barang.
  • Biaya yang dikeluarkan untuk hal marketing plus gaji karyawan akan lebih ringan.
  • Penghematan waktu sekaligus biaya transportasi dikarenakan tidak perlu lagi untuk mendatangi ke TKP langsung.
  • Dan biasanya harga barang akan relative lebih murah dalam hal kasus - kasus tertentu.


Berikut ini, selain dari berbagai manfaat teknologi, terdapat juga beberapa hal efek yang berpunca dari berbagai kemajuan teknologi informasi di dalam kehidupan masyarakat yang sebaiknya perlu sobat tahu.

Diantara Efeknya yaitu :
  • Di dalam lingkungan dunia kebisnisan serta perusahaan industri, bayak sekali software software aplikasi seperti halnya pengolah kata, pengolah angka, data, maupun pengolah database digunakan.
  • Bagi para designer atau perancang akan lebih terbantu dalam hal membuat tercipta karyanya yang lebih unggul karena keakuratan gambarnya mendekati asli, karena sudah dibantu dengan adanya software software pendukung seperti Coreldraw, AutoCad dan sebagainya.
  • Pilot – pilot dalam pesawat terbang akan lebih terbantu dengan terwujudnya system pengendalian penerbangan.
  • Dengan terciptanya internet, maka ponsel maupun alat komunikasi lainnya akan lebih mudah digunakan dalam berkomunikasi dari jarak jauh.
  • Dalam dunia perbankan, internet banking sudah berubah sangat drastis dengan ditemukannya kartu kredit, ATM, maupun ponsel.


Dalam bidang Wirausahaan/Bisnis

Dalam mencapai suatu kesuksesan dan tujuan dari perusahaan , teknologi informasi sangat banyak sekali pemanfaatannya untuk pendukungan serta memproses suatu bisnis. Bagi perusahaan yang menolak adanya teknologi informasi dalam bisnisnya, maka biasanya akan terlihat seperti ketinggalan jaman karena sudah menolak suatu efisiensi.
Dengan adanya teknologi informasi dalam sebuah perusahaan, maka segalanya akan terasa lebih mudah, disamping dengan adanya juga resiko – resikonya. Tetapi selama yang mengontrolnya bisa bekerja dengan semaksimal mungkin, maka resikonya dapat diatasi dan dikendalikan dengan mudah.
Berikut ini merupakan berbagai hal yang bisa menguntungkan sekaligus bermanfaat dalam fungsinya teknologi informasi bagi Dunia bisnis atau kerja :
  • Mudah dalam melakukan pemasaran serta publikasi.
  • Dapat menjalankan suatu sistem Applikasi yang berintegrasi dari segala tempat.
  • Bisa dengan mudah melakukan telekomunikasi dengan mengeluarkan biaya yang lebih murah.
  • Barangnya dapat dijual langsung secara online.
  • Mudahnya untuk melakukan penyebaran pemberitahuan untuk para pegawai.
  • Dapat mempermudah sebuah manajemen dalam membaca suatu informasi dari salah satu sumber.
  • Mudahnya dalam perdagangan dengan klien yang berada di luar negeri.
  • Mampu dalam mencari serta mengganti Karyawan / Pegawai baru melalui internet.
  • Bisa untuk berinteraksi dengan segala konsumen yang akhir – akhir maupun agen – agen distribusi.
  • Dan intinya si karyawan akan mempunyai sebuah fasilitas tambahan dalam waktu senggang.


Tak ada salahnya dalam mencoba mengadopsikan teknologi informasi dalam sebuah perusahaan atau usaha yang kita kelolakan. Cuma tinggal dari kita saja selanjutnya dalam menyesuaikan pemakaiannya ditambah lagi dengan kondisi kita.


Dalam Bidang Manajemen Kesehatan


  • Teknologi informasi dapat membantu dalam pembuatan sebuah sistem klasifikasi pasien dengan berupa bantuan alat dari komputer , misalnya bisa membantu dalam hal penentuan jumlah tenaga perawat di dalam ruang pasien yang dibutuhkan.. Sistem klasifikasi pasien juga merupakan sebuah sistem yang bisa membantu pihak tertentu dalam menentukan kebutuhan perawatan pasien berdasarkan pengelompokan perawat yang dibutuhkan.
  • Membantu dalam hal membangun suatu system informasi dalam rumah sakit secar lebih luas, karena sangat menolong dalam adanya pertukaran informasi antara satu rumah sakit dengan yang lainnya.
  • Dalam alat batu rekam medik, sangat membantu untuk penerapan rekam medis. Yaitu dalam menghimpun segala bentuk database demografis rumah sakit, serta seluruh aktivitas manajemen pasien yang ada. Dapat dilakukan dalam bentuk informasi digital berbasis teknologi akan menghimpun segala data klinis pasien yang berasal dari hal pemeriksaan dokter, diagnose radiologi, maupun konversi dari hasil laboratorium klinis.
  • Berkembangnya e-Health di Rumah Sakit, Misalnya dalam penerapan pengembangan program untuk membantu dokter, perawat , maupun tenaga kesehatan lainnya. Mereka semua akan bisa menukar informasi secara elektronik, dan mengambil data dari rekammedis pasien manapun diperlukan.
  • Dan melakukan kolaborasi dalam memberi layanan pada jasa kesehatan secara real time melalui internet.
  • Membantu dalam melakukan manajemen oleh perawat, Teknologi informasi dalam SIKM, kegunaannya bisa untuk membantu perawat dalam mendata seorang pasien, mengklasifikasikan data pasien, catatan secara personal mengenai riwayat dari penyakit pasien serta dengan memberi laporan bertahap mengenai keadaan dan kondisi dari pasien yang sedang dirawat.
Nah begitulah beberapa kegunaan dan manfaat Teknologi Informasi dalam berbagai kehidupan sehari - hari

Dengan ini maka saya dapat menarik sebuah kesimpulannya yaitu:
Dengan semakin jauh dan cepatnya dalam perkembangan ilmu Teknologi Informasi maka akan menuntut manusia seperti kita untuk mencoba dalam membuat suatu perubahan dalam berbagai jenis kehidupannya yang bertujuannya untuk membuahkan hasil maupun kondisi terbaik yang bisa dicapainya. Dengan ada Banyaknya sektor kehidupan, maka dapat diharapkan mampu membuka inovasi baru bagi kita untuk menciptakan suatu hal yang baru dalam memajukan peradaban kondisi manusia.


Referensi : 

http://pustaka-teknologi.blogspot.com/2015/12/kegunaan-manfaat-teknologi-informasi-dalam-kehidupan.html?m=1

Sabtu, 22 Juni 2019

Ilmu Budaya Dasar 4

Dampak TIK pada perubahan budaya dalam masyarakat indonesia 


Kehadiran globalisasi dapat merubah kehidupan suatu bangsa. Perubahan globalisasi dapatdilihat diberbagai bidang kehidupan salah satunya dalam bidang sosial budaya. Dalam sebuah proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi yaitu dimensi ruang dan dimensi waktu. 
Dimensi ruang dapat dikatakan sebagai sebuah jarak baik itu dekat maupun jauh sedangkan waktu dilihat dari interaksi hal ini tentu saja tidak dapat terlepas dari pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.   
Perubahan teknologi komunikasi dewasa ini membawa banyak perubahan sosial dan budaya. tidak hanya terjadi perubahan pola fikir dalam menyikapi sesuatu, namun juga berdampak pada perubahan perilaku secara sosial. TIK memegang peranan yang sangat besar terhadap aktivitas kehidupan masyarakat. Dalam hal sosial dan budaya TIK yang tak sedikit, baik dampak positf maupun dampak negatif.
Beberapa pengaruh negatif terhadap kemajuan TIK dalam bidang sosial budaya:
Kemerosotan moral
Kemajuan teknologi membuat berbagai kalangan masyarakat terutama kalangan anak-anak, remaja dan pelajar yang mengalami kemerosotan moral. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya perilaku menyimpang dikalangan para remaja. Diantaranya: Longgarnya pegangan seseorang terhadap ajaran agama, sehingga hilangnya kekuatan pengontrol diri, dengan demikian satu-satunya yang dapat menjadi pengawas dan pengatur moral adalah hukum dan peraturannya. Namun seperti biasanya pengawasan itu tidak sekuat pengawasan dari diri sendiri. 
Jika setiap orang teguh pada ajaran agamanya maka tidak diperlukan pengawasan yang ketat, karena setiap orang sudah dapat menjaga diri sendiri sehingga tidak ada keinginan untuk melanggar hukum-hukum serta ketentuan-ketentuan yang berlaku. 
Yang kedua, kurang efektifnya pembinaan moral yang didapat didalam rumah, sekolah maupun masyarakat. Saat ini banyak pembinaan moral yang dilakukan oleh pihak masyarakat dilakukan dengan cara yang salah dan kurang efektif, sehingga nilai-nilai yang didapatkan oleh keluarga,sekolah maupun masyrakat tidak tebenar-benar tertanam pada diri seorang anak. 
Bahkan ketiga lembaga tersebut sering bertolak belakang, tidak seirama dan tidak kondusif bagi pembinaan sebuah moral. ketiga, drasnya arus budaya matrealistis, hal ini diduga termasuk faktor yang paling besar pengaruhnya dalam menghancurkan moral para remaja dan generasi pada umumnya.
Kenakalan remaja
Tindakan menyimpang yang terjadi dikalangan masyarakat semankinterang-terang terjadi dan terus menerus semnakin meningkat, dimana tradisi-tradisi yang ada dimasyarakat semankin memudar karena tergantikan oleh kehadiran TIK berupa media sosial. sepertiyang kita ketahui kehadiran media sosial semankin memudahkan remaja mengakses sebuah situs, video, foto yang seharusnya tidak dilihat. 
Hal ini tentu dapat mempengaruhi pola pemikiran remaja karena otak dapat dengan mudah merekam apa saja yang kita lihat. salah media sosial yang saat ini terlalu mudah untuk diakses seluruh masyarakat dari kalangan anak-anak hingga dewasa adalah facebook, dimana seperti salah satu contoh sebuah foto anak sd yang memposting foto yang mesra dengan pasangan nya yang sama-sama menduduki bangku sd, hal ini tentu mempengaruhi bagi siapa saja yang melihatnya sehingga menimbulkan sikap meniru dari siapapun yang melihat.
Pola interaksi manusia yang berubah karena adanya kehadiran sebuah komputer dan laptop yang ada pada kebanyakan kalangan masyarakat menengah kebawah maupun menegah keatas yang telah merubah pola interaksi keluarga. 
Komputer maupun laptop yang dapat disambungkan dengan handphone telah membuka peluang bagi siapa saja untuk bisa berhubungan dengan dunia luar. ditambah lagi dengan adanya internet yang mampu membuat siapa saja betah berlama-lamba berada didepan komputer /laptop. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa dengan mudah mengobrol dengan teman dan orang asing yang berada diluar Indonesia kapan saja.
TIK tidak selamanya memiliki pengaruh yang negatif terhadap masyarakat, ada juga beberapa pengaruh positif kemajuan TIK pada aspek budaya, yaitu informasi yang ada dimasyarakat dapat dengan mudah dan langsung dipublikasi dan diterima oleh masyarakat sehingga hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja. 
Kemunculan TIK yang membantu pengolahan informasi masyarakat, dapat memberikan pelajaran baru bagi masyarakat mengenai tradisi-tradisi serta kehidupan sosial yang berada diluar dari wilayahnya, tentu saja hal ini menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk mempelajari teknologi dengan benar sehingga dapat berguna bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.  
Kasus pemanfaatan teknologi yang dilakukan di desa cyber Taman Sari Yogyakarta, terkait dengan kelompok masyarakat, harus diakui bahwa pemanfaatan TIK saat ini masih terkena imbas dari isu bias gender. Negara negara berkembang, salah satu kendala yang dihadapi perempuan dibandingkan dengan laki laki adalah terkait dengan penggunaan dan akses terhadap TIK. Banyak faktor baik teknis, sosial maupun budaya yang membatasi akses perempuan dalam memanfaatkan TIK sebagai sarana pengembangan dan pemberdayaan (Terry dan Gomez,2011). 
Terry dan Gomez  menjabarkan beberapa hambatan yang menyebabkan banyak perempuan di negara negara berkembang kesulitan untuk memperoleh akses dan memanfaatkan TIK. Selain permasalahan infrastruktur dan konektivitas, hambatan yang sering dihadapi oleh para perempuan adalah masalah ketersediaan waktu dan biaya. Hal ini terkait dengan peran perempuan di negara berkembang yang mayoritas masih mengutamakan peran sebagai ibu rumah tangga, sehingga semua waktunya banyak digunakan untuk mengurus anak dan keluarga. Hambatan selanjutnya adalah adanya kesenjangan konten informasi yang relevan bagi perempuan.
Sering kali konten yang tersedia di Internet tidak relevan dengan keadaan dan kondisi perempuan seperti kurangnya konten lokal yang dipahami oleh perempuan maupun hambatan penggunaan bahasa yang relatif didominasi oleh bahasa asing. Hambatan tersebut memiliki kaitan erat dengan hambatan selanjutnya yaitu rendahnya tingkat pendidikan dan literasi dari perempuan di negara berkembang. 
Salah satu faktor utama pada hambatan ini adalah terkait dengan pelatihan penggunaan TIK yang masih kurang atau kadang kala tidak ada sama sekali yang diperuntukan khusus bagi perempuan. Masih dari Terry dan Gomez, hambatan yang terakhir adalah masalah norma dan persepsi masyarakat. Masih banyak perempuan yang merasa tidak percaya diri dan perlu memanfaatkan TIK dikarenakan masih berkembangnya persepsi bahwa TIK selalu berkaitan dan didominasi oleh kaum pria.
Maka dari itu peran sosial-budaya sangat berpengaruh akan dampak perkembangan TIK terhadap kesetaraan gender. Salah satu contoh adalah terbukanya kesempatan bagi para pelaku industri rumah tangga untuk dapat memperluas pasar penjualan barang-barang kerajinan tradisional dengan memanfaatkan situs internet di negara berkembang. 
Jika barang kerajianan tersebut tembus mencapai luar negeri maka semankin positif pula dampak perkembangan TIK. Sudah seharusnya budaya akan mengenai wanita berada dirumah dan tidak perlu menerima perkembangan teknologi sedikit demi sedikit bekurang agar terjadinya kesetaraan gender yang dapat memajukan negara berkembang.

Sumber:
  1. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi 2014 (SENTIKA 2014)  ISSN: 2089-9813 Yogyakarta, 15 Maret 2014
  2. Syarbaini Syahrial, Rusdiyanta. 2009. Dasar-dasar sosiologi. Yogyakarta:Graha Ilmu
  3. Terry, Allison; Gomez, Ricardo.2011. "Gender and Public Access Computing: An International Perspective".System Sciences (HICSS), 2011 44th Hawaii International Conference on System Science
  4. https://www.kompasiana.com/dithaamalia165/5b5015175e1373348f0a95d4/dampak-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dalam-sosial-budaya-terhadap-wanita?page=all


Selasa, 18 Juni 2019

Ilmu Budaya Dasar 3

Macam-Macam Pengabdian serta Contohnya dalam kehidupan sehari-hari


Pengabdian bermacam-macam bentuknya. Yang paling dasar adalah pengabdian kepada keluarga, kepada Tuhan, dan kepada negara. Pengabdian kepada keluarga, bisa dilakukan dengan menjaga nama baik keluarga, dan tidak melanggar norma dan akidah yang berlaku. Menjaga nama baik bisa dilakukan dengan tidak melakukan perbuatan2 yang melanggar aturan, mensejahterakan keluarga, dan banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan sikap mengabdi.



Pengabdian kepada Tuhan, sangat wajib dan tidak boleh dinomorduakan. Karena manusia adalah ciptaan Tuhan. Dengan tekun beribadah, mengamalkan perbuatan-perbuatan baik, dan tidak melanggar laranganNya. Pengabdian kepada negara, juga merupakan kewajiban buat manusia atau individu sebagai warga negara. Misalnya seorang pegawai negeri yang bersedia ditempatkan di luar daerahnya untuk bekerja. Berikut macam-macam pengabdian, yaitu: 
  • Pengabdian terhadap Tuhan yang Maha

EsaYaitu penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawabnya yang juga diikuti oleh pengorbanan. Contoh: Umat Islam melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari, melakukan zakat, melaksanakan kurban dan sebagainya, itu semua tidak lain adalah untuk pengabdian kepada Tuhan yang Maha Esa.
  • Pengabdian kepada masyarakat

Ini timbul karena manusia dibesarkan dan hidup dalam masyarakat, sehingga sebagai perwujudan tanggung jawabnya kemudian melakukan pengabdian juga pengorbanan. Contoh: Seorang mahasiswa yang telah lulus, kemudian berusaha memajukan pendidikan di desanya dengan mendirikan sekolah, walaupun tanpa imbalan apapun, ia lakukan demi kemajuan desanya.
  • Pengabdian kepada raja

Yaitu suatu penyerahan diri secara ikhlas kepada rajanya, karena dianggap yang melindunginya, walaupun sekarang jarang terjadi. Contoh: Seorang gadis dengan suka rela dijadikan selir oleh rajanya.
  • Pengabdian kepada negara

Timbul karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian (kelangsungan) negara dan demi persatuan kesatuan bangsa. Contoh: Dalam usaha merebut kembali Irian Barat dari penjajah Belanda, banyak pemuda yang mendaftarkan diri menjadi sukarelawan.

  • Pengabdian kepada harta

Ini terjadi karena seseorang memandang bahwa harta yang menghidupinya, sehingga tindakan- tindakannya semata- mata demi harta. Kadang- kadang ia tanpa menyadari justru mengorbankan dirinya untuk mempertahankan hartanya, yang akhirnya tidak dapat menikmati hartanya.
  • Pengabdian kepada keluarga

Ini timbul karena keinginan untuk membahagiakan keluarga dengan terpenuhinya kebutuhan secara lahir dan batin secara layak.

Jadi dengan melihat pengertian maupun macam- macam pengabdian/ pengorbanan, memahami arti dan makna pengabdian dan pengorbanan, diharapkan kita meneladaninya, karena sebenarnya hakekat pengabdian/ pengorbanan adalah merupakan usaha memikul tanggung jawab dan melaksanakan kewajiban sebagai manusia.

Pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian, dengan penuh rasa ikhlas dan tidak mengandung pamrih. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Jika ada pengabdian, maka ada pengorbanan. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan, sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu. 
Contoh pengabdian dalam kehidupan sehari-hari adalah :
 
  1.      Pengabdian seorang guru, yang tidak pernah lelah memberikan segala ilmu pengetahuan nya  
        kepada murid yang dia ajar, dengan harapan kelak agar bisa menajdi seseorang yang berguna  
        bagi  orang banyak dan memiliki ilmu pengetahuan.
 
  2.      Pengabdian Angkatan bersenjata di indonesia baik itu Tentara Nasional Indonesia (TNI)   
        maupun jajaran kepolisian, Mereka mengabdikan diri kepada negara untuk melindungi negara  
        dan masyarakatnya dari seagala ancaman yang dapat merugikan dan membahayakan bagi   
        negara     maupun masyarakatnya 
 
 
 
     http://lyan-sahabatpena.blogspot.com/2015/04/macam-macam-pengabdian-serta-contohnya.html
 
 
 
 
 
 
 

Ilmu Budaya Dasar 2

Alasan Manusia Membutuhkan Kebudayaan


Manusia satu yang bersatu dengan manusia lainnya dalam suatu wilayah tertentu akan membentuk sebuah masyarakat. Dari masyarakat inilah akan lahir nilai-nilai bermasyarakat yang berkembang menjadi kebudayaan. Kebudayaan masyarakat di daerah tertentu akan berbeda dengan kebudayaan masyarakat di daerah lain. Karena setiap kelompok masyarakat memiliki aspek nilai yang berbeda. Dan kebudayaan juga dipengaruhi oleh faktor bahasa, keadaan geografis dan kepercayan.
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Ralph Linton , kebudayaan merupakan Keseluruhan dari pengetahuan sikap dan pola perilaku manusia yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan Kebudayaan sebagai hasil karya,rasa dan cipta masyarakat. Karya : teknologi dan kebudayaan itu sendiri. Rasa : berkaitan dengan perasaan yang dimiliki manusia.
Cipta : hasil dari pemikiran manusia yang bersifat ke-ilmuan.
Berdasarkan wujudnya kebudayan terbagi menjadi dua :

1. Kebudayaan yang bersifat abstrak
Kebudayaan yang terletak di dalam pikiran manusia tidak dapat di raba atau di foto.
Contohnya : imaginasi, khayalan.

2. Kebudayaan bersifat konkret
Wujudnya yang berpola tindakan atau aktivitas manusia di dalam masyarakat yang dapat diraba dan diamati.
Contohnya : belajar, bicara, bermain.

Menurut Edward B. Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yang mana akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

  • Unsur-Unsur Kebudayaan

Kebudayaan setiap masyarakat tentu terdiri dari unsur-unsur tertentu, yang merupakan bagian dari suatu kebulatan, yakni kebudayan itu sendiri. Ada beberapa pendapat ahli tentang unsure-unsur kebudayaan.

Clyde kluckhohn menyebutkan 7 unsur kebudayaan, yakni:
  1.   Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, rumah, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat rumah produksi dan transportasi)
  2. Mata pencarian hidup dan system-sistem ekonomi ( pertanian, peternakan, system produksi, dan system distribusi)
  3. System kemasyarakatan (system kekerabatan, organisasi, politik, system hokum dan system perkawinan)
  4. Bahasa (lisan maupun tertulis)
  5. Kesenian (seni rupa, seni sastra dan seni gerak)
  6. System pengetahuan
  7. System kepercayaan (religi)
Ketujuh unsur kebudayaan pokok diatas disebut sebagai kebudayaan UNIVERSAL (culture universal). Dari ketujuh unsure kebudayaan yang ada, masih terbagi lagi lebih kecil kegiatannya. Ralph linton menyebutnya dengan kegiatan-kegiatan kebudayaan (culture activity).
culture universal => culture activity => trait complex => trait => item.
Bisa dicontohkan, bahasa => kalimat => kata => suku kata => huruf.

  • Karakteristik kebudayaan

Secara umum kebudayaan memiliki beberapa karakteristik umum, karakteristik umum tersebut yaitu :

1.Kebudayaan adalah milik bersama
Unsur kebudayaan/ide, nilai, pola merupakan sesuatu yang dijalankan bersama-sama oleh anggota masyarakat.Contohnya : gotong royong, musyawarah mufakat.

2. Kebudayaan merupakan hasil belajar
Secara unsure hasil kebudayaan merupakan hasil dari belajar dan bukan warisan biologis (dibawa sejak lahir).

3. Kebudayaan didasari pada lambang
Penggunaan lambing-lambang tertentu biasanya dilakukan ooleh manusia, kekuasaan dan ketaatan individu dibangkitkan juga oleh lambing tertentu.


  •  FUNGSI KEBUDAYAAN BAGI MASYARAKAT

Kebudayaan memiliki fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat, karena kekuatan yang harus dihadapi oleh masyarakat dan anggota-anggotanya (misalnya kekuatan alam) yang tidak selalu baik bagi mereka. Ditambah lagi manusia sebagai masyarakat itu sendiri perlu kepuasan baik spiritual maupun material. Apabila manusia sudah dapat mempertahankan diri dan menyesuaikan diri dengan alam serta hidup damai dengan manusia-manusia lainnya, maka akan timbul keinginan untuk menyatakan perasaan dan keinginan yang akan disalurkan seperti kesenian.
Jadi, fungsi kebudayaan bagi masyarakat dapat kita bagi sebagai berikut:

1. Melindungi diri dari alam
Hasil karya manusia melahirkan tekhnologi yang mempunyai kegunaan utama di dalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan alamnya. Dengan tekhnologi, manusia dapat memanfaatkan dan mengolah alam untuk kebutukan hidupnya, sehingga manisia dapat menguasai alam.

2. Mengatur tindakan manusia
Dalam kebudayaan ada norma, aturan kaidah, dan adat istiadat yang kesemuanya itu berfungsi untuk mengatur bagaimana manusia bertindak dan berlaku dalam pergaulan hidup dengan anggota masyarakat lainnya. Dalam mengatur hubungan antar manusia, kebudayaan dinamakan pula sebagai “design for living” artinya kebudayaan adalah garis-garis pokok tentang perikelakuan atau “blue print for behavior”, yang menetapkan peraturan-peraturan mengenai apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.
Unsur-unsur normativ yang merupakan bagian dari kebudayaan itu diantaranya adalah:
• Unsur yang menyangkut pertanian, berhubungan dengan hal-hal yang baik dan buruk, menyenangkan dan tidak menyenangkan. Misalnya, perilaku laki-laki yang memakai anting, kalung, tato, rambut panjang, dan lain sebagainya yang terdapat dalam kehidupan bermasyarakat dan pasti ada yang menilai baik dan buruknya.
• Unsur keharusan, yaitu apa yang harus dilakukan seseorang.
• Unsur kepercayaan. Misalnya, harus mengadakan upacara adat pada saat kelahiran, perkawinan, kematian, dan lain-lain.

3. Sebagai wadah segenap perasaan
Kebudayaan berfungsi sebagai wadah atau tempat mengungkapkan perasaan seseorang dalam masyarakat ataupun untuk memuaskan keinginan, misalnya dengan adanya seni-seni dalam masyarakat.

  • Hubungan Antara Unsur Kebudayaan dalam Masyarakat


1. Peralatan dan perlengkapan hidup hasil karya manusia melahirkan teknologi/budaya salah satu dari hasil teknologi adalah melindungi manusia.

2. Alat-alat produksi
Alat-alat yang berfunsi melaksanakan suatu pekerjaan produktif.

3. Senjata
Dalam masyarakat tradisyonal maupun masyarakat modern, senjata memiliki fungsi yang berbeda.

4. Wadah
Alat atau piranti untuk menampung/menyimpan barang-barang

5. Makanan dan minuman
Merupakan barang-barang yang dikonsumsi manusia.

6. Pakaian dan perhiasan
Bahan pakaian pada zaman dahulu berbeda dengan bahan pakaian zaman sekarang, begitu juga dengan perhiasan.

7. Rumah/tempat berlindung
Rumah sebagai tempat berteduh, memiliki model dan bentuk yang berbeda-beda.

8. Alat transportasi
Untuk melaksanakan aktivitasnya manusia memerlukan alat transportasi yang memadai


 contoh 

kebudayaan di indonesia banyak sekali dan masing-masing masyarakat memiliki kebudayaan sendiri, juga memiliki karateristik yang berbeda dengan kebudayaan daerah lain. misalnya kebudayaan jawa sangat melekat dengan kerajaan ataupun keraton. sedangkan daerah bali memiliki kebudayaan tarian kecak dan baju adat yang tentunya berbeda dengan jawa.

 





http://pustaka-makalah.blogspot.com/2011/03/kebudayaan-dalam-kehidupan-masyarakat.html

dampak postif layanan masyarakat dari aplikasi ruang guru

layanan masyarakat dari aplikasi ruang guru Ruang Guru PT Ruang Raya Indonesia yang lebih dikenal sebagai Ruangguru adala...